Desember dan Kita yang Tergesa
Jika Januari adalah permulaan, maka Desember adalah akhir. Jika Januari adalah garis start, maka Desember adalah garis finish. Jarak dari Januari menuju Desember sangatlah jauh, namun jarak Desember ke Januari hanyalah pergantian detik. Di antara kepulan asap bakar-bakaran—sate, jagung, ikan, singkong—di antara bunyi petasan yang meletup di segala penjuru, di antara kembang api yang membelah langit. Hampir tidak ada jarak jika diukur dengan waktu, namun ketika mengukurnya dengan batin, kita memperlakukannya seperti jurang. Kesadaran ini tidak muncul dari ruang kosong. Aku bersama suami dan anak perempuan kami tengah berkendara ke arah kota ketika langit terasa semakin tua, dan rintik hujan mulai turun meski lirih. Kami berpacu melawan waktu. Dan nyatanya tidak hanya kami, namun bersama puluhan kendaraan lain yang juga harap-harap cemas jika saja hujan akan segera lebat sementara mereka belum tiba di tempat tujuan. “Kira-kira siapa yang akan menang? Kita atau hujan?” Pert...
.jpeg)






